Alasan: Catu daya tidak mencukupi. Karena cahaya inframerah dinyalakan pada malam hari, maka cahaya inframerah akan mengkonsumsi sejumlah arus. Jika kualitas daya tidak bagus, catu daya tidak akan mencukupi, sehingga kamera jaringan HD tidak dapat dihidupkan secara normal.
Solusi: Ganti catu daya saat ini dan ganti dengan catu daya berkualitas baik.
2. Kamera Jaringan HD sering dijatuhkan dalam Ketidakpastian
Alasan 1: Kamera mengadopsi mode catu daya terpusat. Persyaratan kamera jaringan definisi tinggi untuk adaptor daya relatif lebih tinggi daripada kamera analog. Ini memerlukan tegangan dan arus yang relatif stabil, dan tegangan serta arus tidak stabil karena catu daya terpusat. Kamera jaringan HD tidak dapat dihidupkan ulang atau dihidupkan.
Solusi: Ganti ke catu daya terpisah dan gunakan catu daya berkualitas lebih baik
Alasan 2: Kualitas kabel jaringan buruk. Video definisi tinggi memerlukan kecepatan transmisi jaringan yang relatif tinggi. Oleh karena itu, kehilangan paket jaringan akan sangat jelas. Misalnya, kabel sering terjatuh, dan gambar tidak ditampilkan sama sekali.
SolusiGunakan kabel tembaga murni standar nasional
Alasan 3: Jarak antara Kamera IP HD dan sakelar, atau antara sakelar dan sakelar, atau antara sakelar dan kamera IP atau NVR HD lebih dari 100 meter.
Solusi: Anda dapat menambahkan sakelar dengan fungsi relai di bagian tengah tidak lebih dari 100 meter, atau menggunakan transmisi serat.

Alasan 4: Konflik alamat IP antara Kamera Jaringan HD dan perangkat jaringan lain di LAN.
Solusi
: Ubah alamat IP Kamera Jaringan Keamanan atau perangkat jaringan lain untuk memastikan bahwa alamat IP tidak bertentangan.Alasan 5: Bandwidth sakelar jaringan tidak mencukupi.
Solusi: Jika jumlah kamera jaringan HD banyak, disarankan untuk menggunakan sakelar Gigabit penuh H3C. Harap diperhatikan bahwa tidak hanya sakelar pusat yang mengadopsi Gigabit, tetapi jika sakelar front-end memiliki lebih dari 7 kamera, juga disarankan untuk menggunakan sakelar Gigabit.

Penulis: LSVISION